Padasebuah toko seluler terdapat $10$ telepon genggam dalam kondisi baik dan $2$ telepon genggam dalam kondisi rusak. Semua telepon genggam dimasukkan ke dalam satu kemasan kardus. Untuk mendapatkan telepon genggam yang rusak, dilakukan pengujian dengan cara mengambil dan menguji satu per satu secara acak tanpa pengembalian.
Pertidaksamaannilai mutlak ialah jenis pertidaksamaan yang mengandung nilai mutlak didalamnya. Nilai mutlak menghitung jarak pada suatu angka dari 0βmisalnya, |x| mengukur jarak x dari nol. Pertidaksamaan nilai mutlak bisa ditemukan dan di terapkan dalam simetri, batas-batas simetris, ataupun kondisi batas.
Akhirini yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini masih terdapat kekurangan yang disebabkan keterbatasan kemampuan penulis. Oleh karena itu penulis senantiasa menerima segala kritik dan saran yang membangun dari semua pihak agar Laporan Tugas Akhir ini bermafaat bagi semua.
Contohpenghitungan: Misalnya tinggi tembok ruangan 3 meter dan luas bangunan 3 x 4 meter. Kebutuhan cat : (2 x (3 m + 5 m)) x 3 m/ (12 m 2 /liter) = 14 x 3 m / (12 m 2 /liter) = 42 m 2 / (12 m 2 /liter) = 3.5 liter cat. Jadi, untuk ruangan berukuran 3 m
Satumeter kubik hebel : 1 Γ· (0,075 x 0,2 x 0,6) Satu meter kubik hebel : 1 Γ· 0.009 = 111,11 pcs. Jadi, setiap satu meter kubik membutuhkan sekitar 111 buah hebel dengan panjang 60 cm, lebar 20 cm serta tebal 7,5 cm. Sebagai contoh HARGA HEBEL saat ini Rp 650.000 per meter kubiknya (m 3 ), maka harga per bijinya yaitu Rp 650.000 Γ· 111 = Rp 5
Jikadari dalam kotak diambil bola satu per satu sampai dengan 3 kali, dimana setelah pengambilan, bola dikembalikan lagi ke dalam kotak untuk pengambilan berikutnya. Hitunglah peluang terambilnya bola merah sebanyak a. satu kali? b. dua kali? c. tiga kali? d. tidak bola warna merah terambil?
2X Rp.3.500.000 = Rp. 583.333,33. 12. Namun demikian, jika berdasarkan Kesepakatan Kerja (βKKβ), Peraturan Perusahaan (βPPβ) atau Perjanjian Kerja Bersama (βPKBβ) menyebutkan bahwa karyawan yang walaupun masa kerja kurangnya dari 1 (satu) bulan juga berhak atas THR, maka karyawan tersebut mendapatkan THR sesuai yang dituangkan
Berikut4 dampak negatif sering bolos kuliah yang kerap terjadi. Kamu pernah merasakannya? 1. Ketinggalan materi dan jadi tidak paham saat ujian. Setiap materi kuliah per pertemuan itu saling berkesinambungan. Apabila mahasiswa tidak hadir satu hari saja, maka bisa ketinggalan banyak materi.
faktorproduksi yang kurang tepat dan efisien. Penggunaan faktor produksi 1 b1. X 2 b2 X 3 b3 X 4 b4 X 5 b5 X 6 b6 X 7 Satuan yang dipakai adalah kilogram per musim tanam (kg/MT). d. Luas lahan, adalah luas lahan yang digunakan petani untuk menanam padi dalam satu musim tanam. Satuan yang digunakan hektar (ha)
ImboostExtra Vitc & D3 Per Strip Isi 8 Tablet Harga Rp 357.075 Manfaat, Dosis, Efek Samping, Aturan Pakai, Vitamin D3 merupakan salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak. Manfaat dari Vitamin D3 antara lain membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang penting untuk menjaga tulang yang kuat, mencegah osteoporosis (vitamin D3 mampu
FyT9W. Kelas 10 SMAPersamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Linear Satu Variabel yang Memuat Nilai MutlakPertidaksamaan Linear Satu Variabel yang Memuat Nilai MutlakPersamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibAljabarMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0222Sisa pembagian suku banyak Px=x^3-3x^2+2x-4 oleh x+2...0356Tentukan penvelesaian dari pertidaksamaan 1/x - 3>61019Penyelesaian dari pertidaksamaan 1-2 x/akarx^2+4...0448Jika fx=x/2+1/2 dan gx=2 x-1/3 , maka ...Teks videojika melihat hal seperti ini kita dapat menyelesaikannya dengan menggunakan rumus dari pertidaksamaan nilai mutlak jika bertemu dengan pertidaksamaan nilai mutlak yang bentuk adalah nilai mutlak dari FX lalu kurang dari C maka penyelesaiannya adalah FX kurang dari C dan lebih dari min c. Kita bisa masukkan sesuai dengan soal yang diberikan yaitu 2 x min 3 kurang dari x adalah 1 maka lebih dari MIN 12 x kurang dari 1 ditambah 3 yaitu 4 lebih dari min 1 + 3 adalah 2 maka x kurang dari 4 dibagi 2 yaitu 2 lebih dari 2 dibagi dua yaitu 1. Selanjutnya disini juga dikatakan bahwa batasannya adalah 2 x kurang dari 3 atau x kurang dari 3 atau 2 kita bisa gambarkan garis bilangannya yang pertama X ada di antara 1 dan 2 sini 1 dan 2 maka gambarnya yang di tengah-tengah ini lalu selanjutnya x kurang dari 3 per 23 per 2 itu adalah 1 maka kurang lebih ada di sini kurang dari artinya ke kiri arahnya sehingga Jika diperhatikan yang dilalui oleh keduanya adalah yang memiliki batasan X lebih dari 1 kurang dari 3 atau 2 sehingga untuk soal ini jawabannya adalah yang B sampai jumpa di pertanyaan berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul
β kali ini akan membahas tentang nilai mutlak, pembahasan meliputi contoh soal nilai mutlak dan sifat-sifat pertidaksamaan nilai mutlak agar memahami antara perbedaan nilai mutlak dan ketidaksamaan nilai mutlak Pada sudut pandang geometri, nilai mutlak dari x ditulis sebagai x , yaitu jarak dari x ke 0 pada garis bilangan real. Dikarenakan jarak itu selalu positif atau nol maka nilai mutlak x pun selalu memliki nilai positif ataupun nol untuk setiap x bilangan real. Secara formal, nilai mutlak x didefinisikan dengan Atau bisa ditulis x = -x jika x β₯ 0 x = -x jika x < 0 Definisi diatas bisa di maknai sebagai berikut Nilai mutlak bilangan positif ataupun nol ialah bilangan itu sendiriNilai mutlak bilangan negatif yaitu lawan dari bilangan tersebut. Contohnya 7 = 7 0 = 0 -4 = -4 = 4Maka, jelas bahwasanya nilai mutlak tiap bilangan real akan selalu memiliki nilai positif atau nol. Persamaan βx2=x bernilai benar jika x β₯ 0. Untuk x < 0, maka βx2=βx. Bisa kita tulis Jika di perhatikan, bentuk diatas sama persis dengan definisi nilai mutlak x. Oleh sebab itu, pernyataan berikut benar untuk setiap x bilangan real. x=βx2 Andai kedua ruas persamaan diatas di kuadratkan bisa didapat x2=x2 Persamaan terakhir ini berupa konsep dasar penyelesaian persamaan ataupun pertidaksamaan nilai mutlak dengan cara menguadratkan kedua ruas. Seperti yang di lihat, tanda mutlak akan hilang jika dikuadratkan. Download contoh soal nilai mutlak dalam bentuk file word .docx di bawah ini Contoh 1Tentukanlah HP 2x β 1 = x + 4 Jawaban 2x β 1 = x + 4 2x β 1 = x + 4 ataupun 2x β 1 = -x + 4x = 5 ataupun 3x = -3x = 5 ataupun x = -1 Maka, HP = -1, 5 Contoh 2Tentukanlah himpunan penyelesaian 2x β 7 = 3 Jawaban 2x β 7 = 3 2x β 7 = 3 ataupun 2x β 7 = -32x β 7 = 3 2x = 10 ataupun 2x = 42x β 7 = 3 x = 5 ataupun x = 2 Maka, HP = 2, 5 Contoh 3Tentukanlah himpunan penyelesaian 4x + 2 β₯ 6 Jawaban 4x + 2 β₯ 6 4x + 2 β€ -6 atau 4x + 2 β₯ 64x + 2 β₯ 6 4x β€ -8 atau 4x β₯ 44x + 2 β₯ 6 x β€ -2 atau x β₯ 1 Maka, HP = x β€ -2 atau x β₯ 1 Contoh 4Tentukan penyelesaian 3x β 2 β₯ 2x + 7 Jawaban 3x β 2 β₯ 2x + 7β 3x β 2 β€ -2x + 7 ataupun 3x β 2 β₯ 2x + 7β 5x β€ -5 ataupun x β₯ 9β x β€ -1 atau x β₯ 9 Maka, HP = x β€ -1 atau x β₯ 9 Contoh 5Tentukanlah himpunan penyelesaian dari 2x β 1 < 7 Jawaban 2x β 1 < 7 -7 < 2x β 1 < 72x β 1 < 7 -6 < 2x < 82x β 1 < 7 -3 < x < 4 Maka, HP = -3 < x < 4 Sifat Pertidaksamaan nilai mutlak Mengambil nilai mutlak dari persamaan nilai mutlak pada dasarnya cukup mudah. Dengan mengikuti dua aturan penting sudah bisa menentukan nilai mutlaknya. Pada intinya, nilainya akan positif jika fungsi dalam tanda mutlak lebih dari nol. Namun akan bernilai negatif jika fungsi dalam tanda mutlak kurang dari nol. Dalam pertidaksamaan nilai mutlak tidak cukup dengan cara begitu. Ada pertidaksamaan aljabar yang ekuivalen dengan pertidaksamaan nilai mutlak. Ataupun bisa disebut sebagai sifat pertidaksamaan nilai mutlak. Sifat inilah yang bisa dipakai untuk menentukan himpunan penyelesaian pada soal pertidaksamaan nilai mutlak yang diberikan. Berikut ini adalah sifat pertidaksamaan nilai mutlak yang bisa dipakai untuk menyelesaikan soal terkait pertidaksmaan nilai mutlak. sifat pertidaksamaan nilai mutlak Dalam menyelesaikan pertidaksamaan nilai mutlak, selain butuh mengetahui sifat yang sudah diberikan di atas, juga diperlukan kemampuan untuk menguasai cara operasi bentuk aljabar Dan cara dasar dalam mengoperasikan bilangan dan variabel. Demikianlah pembahasan mengenai contoh soal nilai mutlak dan sifat-sifat pertidaksamaan nilai mutlak, semoga diberi faham dan bermanfaat Baca Juga Rumus perkalian matriksTabel kebenaran konjungsi, disjungsi, biimplikasi dan implikasi
Kelas 10 SMAPertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu VariabelPertidaksamaan RasionalPertidaksamaan RasionalPertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu VariabelAljabarMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0532Jika memenuhi -3x+1/x^2-6x-16>=0 maka nilai terletak ...0140Diketahui persamaan A/x+1+B/x-2=x-8/x^2-x-2 Nilai...0229Diberikan persamaan 3x+5/2x^2+11x-6 = A/x+6 + B/2...1019Penyelesaian dari pertidaksamaan 1-2 x/akarx^2+4...Teks videodisini kita memiliki soal penyelesaian dari pertidaksamaan pertama-tama kita akan memindahkan ruas kanan dalam ruas kiri sehingga menghasilkan x + 3 per x min 1 dikurang X lebih besar sama dengan nol di sini kita akan menyamakan penyebutnya sehingga menjadi x + 3 per x min 1 dikurang x min 1 X per x min 1 lebih besar sama dengan nol kita gabungkan pembilangnya menghasilkan X + Y kurang X kuadrat + X per x min 1 lebih besar sama dengan nol kitakan Urutkan sehingga menghasilkan min x kuadrat ditambah 2 x ditambah 3 per x min 1 lebih besar sama dengan nol kita kan kalikan pembilangnya dengan min 1 dengan cara tandaBerbalik arah menjadi lebih kecil sama dengan nol sehingga dapat kita tulis x kuadrat dikurang 2 X dikurang 3 per x min 1 di sini x kuadrat min 2 x min 3 dapat difaktorkan dengan kali silang sehingga menjadi 11 min 3 + 10 dapat ditulis pecahannya menjadi X min 3 * x + 1 per x min 1 lebih kecil sama dengan nol di sini kita mendapatkan tiga nilai yang pertama adalah X1 = 3 kemudian X2 = min 1 dan X 3 = 1. Namun kita harus mengingat bahwa x min 1 adalah penyebut sehingga X tidak boleh = 1 Sehingga nantinya lingkaran untuk X 3 adalah lingkarankarena X tidak boleh = 1 kita Gambarkan pada garis bilangan 1 dengan bilangan 0 Kemudian untuk min 1 dan 3 kita akan menggunakan bulatan karena pertidaksamaannya memiliki tanda sama dengan nyatakan min 1 dan 3 di sini kita akan titik-titik jika masukkan nilai x = 4 akan menghasilkan 1 dikali 5 per 3 atau merupakan bilangan positif jika masukkan nilai x = 2 maka akan menghasilkan min 1 dikali 3 per 1 atau merupakan bilangan negatif jika x = 0 akan menghasilkan min 3 dikali 1 per 1 atau merupakan bilangan positif dan jika kita masukkan nilaiX misalkan = min 2 akan menghasilkan Min 5 x min 1 per 3 atau merupakan bilangan negatif di sini kita diminta untuk mencari yang lebih kecil sama dengan 0 atau daerah negatif sehingga akan ditarik dari x min satu ke arah kiri dan dari 1 sampai dengan 3 sehingga jawaban akhir untuk pertanyaan ini adalah x lebih kecil sama dengan min 1 atau 1 lebih kecil daripada X lebih kecil sama dengan 3 atau pilihan jawaban A sampai jumpa di pertanyaan berikutSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul